Bisnis Wirausaha

Computer and Internet

Hiburan

how-to

Islam

Home » AniManga

Review Manga : Tim Basket Kursi Roda "Real"

Submitted by Belajar Web Online on May 27, 2009 – 1:10 pmNo Comment

real1 500 Review Manga : Tim Basket Kursi Roda "Real"

Real merupakan karya dari Takehiko Inoue sensei, selain Real beliau  juga merupakan pengarang dari manga Vagabond dan Slam Dunk. Ada beberapa sebab kenapa sebuah manga ditujukan untuk pembaca dewasa. Selain karena gambar yang lebih bebas dari sensor, jalan cerita yang lebih sulit diikuti, cerita terdapat permainan emosi yang dalam. REAL yang dibuat oleh Takehiko Inoue bekerja sama dengan studio Hikaru Fuji adalah salah satu contoh manga bagi pembaca dewasa. Walaupun bertema basket, REAL jauh berbeda dengan Slam Dunk yang ditujukan untuk pembaca berusia 8-20 tahun.
Pertama kali terbit lewat majalah mingguan Young Jump no. 48 Oktober 1999, REAL dimulai dengan kisah Tomami Naomiya, cowok yang sedang krisis PD berat. Apapun yang dilakukan Namoiya tak ada yang benar dimata orang lain. Sekolahnya juga bermasalah. Ia tak disenangi taman-tamannya. Bahkan klub basket satu-satunya tempat yang disukainya, karena ia tak bisa bermain olahraga favoritenya mengusir Naomiya.
Tak hanya itu, Naomiya juga dibebani perasaan bersalah karena membuat masa depan Natsume hancur. Setelah putus sekolah, Naomiya memutuskan untuk menghibur Natsume sekuatnya, agar Natsume mau memaafkan dirinya. Dalam usaha ini secara tak sengaja mereka berdua bertemu Kiyoharu Togawa, yang tengah berlatih basket dengan kursi rodanya. “Dia Vince Carter dari Wheelchair Basketball Community!”, piker Naomiya sewaktu melihat Togawa. Perasaanya terpecut. Naomiya sadar kalau dia rindu memegang bola basket. Rindu mendrible sepanjang lapangan. Dan kangen merasakan ketegangan permainan.
Selanjutnya Naomiya pun menantang Togawa bermain 1-on-1. Perlahan-lahan, persahabatan aneh antara Naomiya dan Togawa dimulai. Cerita pun bergulir pada usaha Naomiya memahami Wheelchair Basketball, dan usaha Togawa mengatasi perubahan nasibnya karena harus kehilangan satu kakinya.
Pembuatan REAL menjadi acara tersendiri Inoue-sensei di tengah-tengah kesibukannya membuat serial Vagabond. Perhatian khusus pada jalan cerita awalnya tak diberikan Inoue-sensei, sampai akhirnya Paralympics diselenggarakan di Sydney tahun 2000. Dalam Olimpiade bagi para penyandang cacat ini, Wheelchair Basketball termasuk salah satu olahraga utama yang dipertandingkan. Disiarkan secara intensif saat itu oleh NHK di Jepang, Paralympics meninggalkan kesan dalam pada Inoue-sensei.
Satu kolom tentang Paralympics Diary khusus dituliskan dalam Young Jump di tahun 2000. Inoue-sensei juga sempat berdikusi dengan Shuichi Tsuji, salah seorang tim dokter kontingen Jepangdalam Paralynpics. Telah lama Shuichi mengamati pengaruh olahraga bagi anak-anak dan Wheelchair Basketball. Ia sempat mengkritik Inoue-sensei untuk jalan cerita REAL di chapter-chapter awal yang dianggapnya tak memiliki focus yang jelas. Tapi ia juga memuji sang mangaka karena berhasil membuat REAL menjadi manuskrip yang lebih bagus daripada menuskrip tentang perkembangan mental penderita cacat melalui sport yang tengah dibuatnya.
Dan perubahan pun terasa dalam alur cerita REAL. Jika awalnya REAL berfokus pada Tomami Naomiya, mulai chapter 5 dan seterusnya fokus cerita bergeser pada  perjuanga Togawa dan rekan-rekannya di klub Wheelchair Basketball TIGERS.
Sekali lagi Inoue-sensei menunjukkan kepiawaiannya lewat REAL. Yang istimewa, dalam REAL dialog yang ada sangat singkat, mengingat gaya Inoue-sensei pada volume akhir Slam Dunk. Nyaris tak ada tokoh yang berbicara panjang lebar. Kalupun ada, kebanyakan berupa monolog atau percakapan pada diri sendiri.
Keahlian gambar Inoue-sensei juga semakin tajam. Dia seperti berpuisi lewat tarikan garisnya, dan membuat karakter berbicara lebih banyak lewak ekspresi muka dan bahasa tubuhdari pada lewat kata-kata. Pembaca bisa dibuat menahan nafas melihat permainan basket Nomiya dan Togawa. Atau dibuat terharu melihat usaha Togawa menerima kenyataan kalau impiannya kandas bersama betisnya yang hilang.
Lalu, mengapa manga ini dinamakan REAL? Yang ingin ditunjukkan Inoue-sensei  adalah realita atau kenyataan yang dihadapi oleh kedua karakter utamanya. Nomiya yang sehat dan berbadan tagap ternyata kalah dalam hal kemampuan dan semangat dibandingkan Togawa. Togawa sendiri, kalau dilepas dari kursi rodanya, berubah menjadi orang yang lemah dan membutuhkan bantuan orang lain.
Kenyataan yang dialami keduanya sangat menyakitkan. Tapi apakah kenyataan itu menjadi dinding penghalang bagi mereka berdua? Togawa dan Nomiya memilih tidak berdiri diam di depan halangan, tapi melompatinya dan terus menemui kenyataan lainnya. Mereka tetap bertahan, dan berjuang mengatasi rintangan apapun dengan semangat hidup yang kuat lewat medium basket.
Terlalu dini untuk membandingkan Real dengan Slam Dunk. Masih banyak plot cerita samar dalam REAL. Desain karakternya pun belum solid, masih punya banyak kemungkinan untuk dikembangkan. Kelemahan terbesar manga ini, yang diakui oleh semua pembaca, adalah waktu terbitnya yang tak regular.
Dalam dua bulan, belum tentu ada satu chapternya yang terbit dalam Weekly Shounen Jump. Kemunculan REAL dianggap sebagai edisi khusus, sehingga REAL mendapat jatah halaman dua kali lebih banyak dari manga regular lainnya. Lambatnya kemunculan versi chapternya menyebabkan waktu terbit versi tankoubon sangat lama. Tankoubon pertama yang memuat chapter 1-6 terbit 24 Maret 2001, sedangkan Tankouon kedua yang memaut chapter 7-11 terbit 19 September 2002.

Sumber / referensi : Koleksikomik.com

Berlangganan Artikel Blog ini Langsung ke eMail anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 Review Manga : Tim Basket Kursi Roda "Real"

Kata kunci dalam artikel ini :

Related posts:

  1. Manga Spoiler : One Piece manga chapter 555
  2. Manga Spoiler : Naruto Manga chapter 461
  3. Akira Toriyama membuat judul manga baru
  4. Jiya Manga by Akira Toriyama & Masakazu Katsura
  5. Download Naruto 482

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar blog.

Anti-Spam Protection by WP-SpamFree