Bisnis Wirausaha

Computer and Internet

Hiburan

how-to

Islam

Home » Teknik Informatika

Rangkaian Digital : Konversi Bilangan Biner ke Desimal

Submitted by Belajar Web Online on May 27, 2009 – 8:53 pm3 Comments

Pada sistem bilangan biner nilai bilangan, sama dengan jumlah semua nilai digit yang ditentukan oleh digit itu sendiri dan posisi dalam bilangan. Bobot bilangan biner dinyatakan dengan 2 pangkat n, dimana n adalah posisi ke n dari digit di dalam bilangan (n = 1, 2, …). Posisi mulai di hitung dari digit yang yang berada paling kanan.
Sistem Bilangan Biner adalah suatu sistem atau cara menghitung bilangan dengan hanya menggunakan dua angka, yaitu ‘0′ dan ‘1′. Konversinya dalam bentuk tegangan di teknik digital level TTL (Transistor-transistor Logic) adalah (0 s/d 0,7) Volt untuk logika ‘0′ dan (3,5 s/d 5) Volt untuk logika ‘1′. Sedangkan untuk level IC CMOS tergantung dari besar dan range catu tegangan yang dipasang pada IC tersebut. Meskipun IC CMOS dapat dicatu sampai dengan 18 Volt, tetapi umumnya tetap dipasang dengan tegangan +5V, karena biasanya ia dirangkai bersamaan dengan IC TTL atau IC peripheral yang mempunyai level TTL (0 s/d 5) Volt.Dalam penulisan, penambahan bilangan nol di depan bilangan biner sering dilakukan untuk mempermudah operasi-operasi bilangan atau untuk menunjukkan berapa ‘bit’ struktur bilangan biner tersebut. Misalnya ‘0′ dapat ditulis ‘0000′ atau ‘00000000′. Penulisan ‘0000′ lebih memudahkan bila ‘0′ dioperasikan dengan bilangan biner yang berstruktur ‘XXXX’. Demikian pula ‘00000000′. Sekaligus hal ini menunjukkan berapa bit struktur bilangan biner tersebut. ‘0000′ berarti nilai ‘0′ dari 4 bit. ‘00000000′ berarti nilai ‘0′ dari 8 bit.  (http://lecturer.eepis-its.edu)

Peraga seven segmen terdiri dari dua jenis yaitu common anode dan common cathode. Peraga seven segmen jenis common anode membutuhkan sinyal rendah sedangkan jenis common cathode membutuhaka sinyal yang tinggi untuk menyalakan segmen-segmennya. Secara umum peraga seven segmen memiliki 7 buah inputan yakni: a, b, c, d, e, f, dan g yang mana inputan inilah yang digunakan untuk menyalakan segmen-segmennya.

Berlangganan Artikel Blog ini Langsung ke eMail anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 Rangkaian Digital : Konversi Bilangan Biner ke Desimal

Kata kunci dalam artikel ini :

Related posts:

  1. Rangkaian Digital : Rangkaian Decoder dan Multi Plekser
  2. Rangkaian Logika Dasar
  3. Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal
  4. Tentang Barcode, anatomi simbol dan kegunaannya
  5. Pengenalan Sistem Informasi Manajemen (SIM)

3 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar blog.

Anti-Spam Protection by WP-SpamFree