Bisnis Wirausaha

Computer and Internet

Hiburan

how-to

Islam

Home » Computer and Internet, Teknik Informatika, Web Development

Fungsi .htaccess untuk Mempersingkat URL website

Submitted by Belajar Web Online on November 15, 2009 – 12:12 pm4 Comments

htaccess (hypertext access) adalah sebuah level direktori  untuk pengaturan file pada web server. pada artikel belajar web kali ini akan dibahas tentang penggunaan fungsi file .htaccess untuk mempersingkat URL halaman web anda. Anda lihat link halaman ini dibrowser anda?

.htaccess

.htaccess merupakan file konfigurasi untuk server Apache, nah disni kita akan mengkonfigurasi file tanpa ekstensi agar dianggap menjadi file php. .htaccess harus diletakkan di root direktori server anda. Oke pertama-tama anda buat dulu file .htaccess. Caranya terserah anda, kalau bingung buka notepad, kemudian klik Save as, Save as type nya diubah diubah ke All Files. Kemudian file namenya diisi dengan .htaccess. Apa sih yang mau kita buat?

Oke, jika sudah saya akan memberitahu apa yang sebenarnya akan kita buat. Misal anda memiliki web dengan nama google.com nah anda memiliki file artikel.php yang isinya adalah artikel-artikel pada web anda. Jadi file anda pasti seperti ini, http://www.google.com/artikel.php?id=1
Nah misi kita sekarang adalah mengubah http://www.google.com/artikel.php?id=1 menjadi http://www.google.com/artikel/1, jika anda perhatikan susunannya maka artikel pada http://www.google.com/artikel/1 sebenarnya merupakan file bukan folder. Jadi itu sebuah file tanpa ekstensi php yang nanti dengan bantuan .htaccess kita buat agar server mengganggap itu file PHP.

Kenapa kita ubah seperti itu? selain url nya jadi lebih pendek, katanya orang-orang link seperti itu juga lebih Search Engine Friendly. Oke sekarang langsung saja kita mulai buat. Siapkan folder baru, terserah namanya apa saja diserver anda sebagai contoh foldernya “latihan” saja, isilah dengan file .htaccess dan buka file .htaccess nya isilah dengan kode berikut ini:

<FilesMatch “^artikel$”>
ForceType application/x-httpd-php
</FilesMatch>

Oke, maksud dari kode diatas adalah, FileMatch berarti kita melakukan pencarian pada file artikel dengan Regular Expression. Dan jika file artikel ketemu maka kita memaksa server agar menganggap itu file PHP dengan perintah ForceType application/x-httpd-php.

Jika sudah, sekarang anda bisa membuat file artikel tok, tidak usah dikasih ekstensi, tidak usah dikasih titik, tidak usah dikasih embel-embel macam-macam. Oke sekarang pada file artikel tersebut isilah dengan kode berikut ini:

<?
echo “htaccess sukses”
?>

Oke, anda tahu kan itu kode PHP untuk apa? jika anda tidak tahu maka anda salah baca artikel, lebih baik anda belajar dasar PHP lebih dulu sebelum lanjut ke artikel ini. Oke sekarang jika anda mencobanya diserver komputer anda, silahkan pada browser anda jalankan http://localhost/latihan/artikel/1 atau jika sudah anda upload, jalankan http://www.google.com/latihan/artikel/1. Jika muncul tulisan “htaccess sukses”, berarti file .htaccess anda telah benar dan berhasil dijalankan.
Pada beberapa server penyedia layanan hosting file .htaccess tidak bisa dijalankan atau ditutup aksesnya, silahkan anda tanyakan pada perusahaan pembuat hosting anda bagaimana cara mengaktifkannya.
Mengambil URL pada browser

Jika pada url konvensional http://www.google.com/artikel.php?id=1 maka kita mendapatkan nilai variabel id=1. Nah nilai id ini kita proses didatabase sehingga kita mendapatkan isi artikel dengan id tersebut. Sekarang karena url kita sudah menjadi http://www.google.com/latihan/artikel/1, bagaimana caranya kita mendapatkan nilai 1 nya?

Pertama-tama tentu saja kita mengambil alamat dibrowser. PHP memiliki fungsi untuk mengambil alamat dibrowser yaitu $HTTP_SERVER_VARS['PATH_INFO'], hanya saja saya menemukan beberapa kasus bahwa fungsi tersebut tidak bisa berjalan dibeberapa server. Entah masalahnya versi Apache nya atau versi PHP nya saya tidak tahu. Karena itu kita menggunakan fungsi yang lebih baik dan lebih rumit :) Oke buka file artikel anda hapus kode yang tadi dan isilah dengan kode:

<?
$url = (!empty($_SERVER['HTTPS'])) ? “https://”.$_SERVER['SERVER_NAME'].$_SERVER['REQUEST_URI'] : “http://”.$_SERVER['SERVER_NAME'].$_SERVER['REQUEST_URI'];
?>

Jika anda tampilkan nilai $url maka nilanya adalah alamat url dibrowser anda, dalam hal ini nilainya adalah http://www.google.com/latihan/artikel/1. Sip kita sudah dapat link nya, sekarang bagaimana mendapatkan nilai 1 nya? tentu saja kita perlu memecahnya berdasarkan tanda “/” dengan fungsi explode. Oke tambahkan kode berikut ini:

<?
$url = (!empty($_SERVER['HTTPS'])) ? “https://”.$_SERVER['SERVER_NAME'].$_SERVER['REQUEST_URI'] : “http://”.$_SERVER['SERVER_NAME'].$_SERVER['REQUEST_URI'];
$data = explode(“/”,$url);
?>

fungsi explode disini kita memecah string berdasarkan karakter “/” dan hasilnya kita simpan kedalam variabel $data dalam bentuk array. Jadi pada contoh diatas jika link anda http://localhost/latihan/artikel/1 dan anda jalankan kode diatas, maka anda akan mendapatkan nilai:

* $data[0] = http
* $data[1] = (kosong)
* $data[2] = localhost
* $data[3] = latihan
* $data[4] = artikel
* $data[5] = 1

Hore, kita dapat nilai 1 nya yaitu pada variabel $data[5]. Karena anda sudah dapat nilai id nya, maka anda tinggal memprosesnya kedalam database seperti biasa anda lakukan. Mudah kan? tapi perlu diingat jika didalam server kita yang tadi alamatnya: http://www.google.com/artikel/1 maka nilainya juga akan berbeda:

* $data[0] = http
* $data[1] = (kosong)
* $data[2] = www.google.com
* $data[3] = artikel
* $data[4] = 1

Dimana $data[4] yang nilainya 1, karena itu jangan lupa untuk merubahnya.
Jika didalam web anda meload gambar atau css atau script javascript. Gunakan fixed url untuk menampilkan gambar, css dan javascript karena alamat kita menjadi http://www.google.com/artikel/1 maka browser menganggap kita berada di folder artikel dan didalam folder 1. Maka jia anda mengambil image hanya dengan <img src=”images/dodol.jpg” />. Ubahlah menjadi <img src=”http://www.google.com/images/dodol.jpg” />

Mudah kan? bingung? pelajari lagi pelan-pelan. Contoh ini saya mengambil id nya, kalau web saya ini yang saya ambil judul artikelnya, kalau wordpress kalau tidak salah tanggalnya, jadi silahkan berkreasi dengan teknik ini.

sumber : http://www.dhimasronggobramantyo.com/artikel/Mempersingkat_URL_website_dengan_menggunakan_.htaccess

Berlangganan Artikel Blog ini Langsung ke eMail anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 Fungsi .htaccess untuk Mempersingkat URL website

Kata kunci dalam artikel ini :

Related posts:

  1. Belajar Membuat WebSite : Pengenalan PHP
  2. Belajar Web : Software FTP client
  3. Tips optimalisasi blog dan website
  4. Setting Modem ADSLS TP-Link untuk Speedy
  5. Mempercepat koneksi Internet menggunakan Google Public DNS

4 Comments »

  • ducky says:

    Skg makin rame y blognya..money onlinenya gitu :D
    skg jg rajin update yah..:)

    kalo apache tau dikit2,kalo php nyerah deh.makanya make gratisan hehe

  • Belajar Web Online says:

    hehehe..iya nih…soalnya dah lama nggak ngeblog… :D

  • xinthinx says:

    bukan gak bisa server menggunakan itu…
    tapi pada prinsipnya kode “<?" pada awal pembuka php harus ditambahkan menjadi "<?php" tanpa tanda petik…

  • Andika says:

    Mas,Q bisa konekkan tabelmsql dg file phpnya artikelnya muncul tapi kok ada tulisan
    Notice:use of undefined contstan content-asumsed ‘content’in/www/110mb.com/bla2/htdocs/more.php online8

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar blog.

Anti-Spam Protection by WP-SpamFree